Kisah Saan Warga Kayu Arang yang Tinggal di Gubuk Tolak BLT, Dipaksa Terima Malah Ini yang Terjadi
Ditengah keterbatasan hidupnya, pria yang diketahui berasal dari Sunda Jawa Barat yang telah menetap puluhan tahun di pulau Bangka ini justru menolak Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah melalui perangkat Desa.
Kendati ditolak, namun perangkat desa Kayu Arang kekeh memasukan nama Saan sebagai salah satu penerima bantuan BLT.
Namun uang BLT bukan diterima Saan, justru ia belikan beras lalu dibagikan kepada warga yang kurang mampu.
Sekilas Saan, terlihat layak sebagai warga penerima BLT. Terlebih jika melihat kondisi pondok tempat tinggalnya yang terbuat dari kayu alakadarnya.
Tak ada harta benda yang istimewa di gubuk milik Saan.
Akun Facebook Alatas Rusli (IST)

Tiga tiang kayu bulat menjadi penyangga gubuk berukuran 3x4 miliknya. Beratap daun rumbia, berlantai tanah serta berdinding plastik hitam.
Kasur biru lusuh mungkin menjadi satu satunya barang beharga di pondok milik Saan.
Sementara dibawah kasur tampak tergeletak gulungan karung.
Kisah inspiratif Saan tersebur diposting akun facebook Alatas Rusli dua jam lalu.
Alatas Rusli diketahui merupakan Kades Kayu Arang, Kecamatan Kelapa.
" Inilah kondisi fisik dan rumah tinggal bapak SA'AN Warga desa kayu arang kec.kelapa. Disaat warga heboh dan marah2 Krn tidak mendapatkan BLT(Bantuan Langsung Tunai),justru beliau menolak BLT. tp kami "paksakan beliau harus menerimanya".akhirnya uangnya beliau belikan beras dan dibagikan ke warga yg KATANYA lebih membutuhkan," tulis Akun FB Alatas Rusli beberapa jam lalu.
Hingga Kamis (14/5/2020) pukul 15.36 WIB, postingan Alatas tersebut sudah 110 kali dibagikan, 56 komentar, dan 98 like.
Komentar yang mengisi laman facebook alatas pun beragam.
" Bener dak info ne seperadik, lah dapat konfirmasi dari bapaknya langsung dak, kalau mau dishare ne, biar bisa menginspirasi orang orang," tulis akun facebook Rapdi Rahasiwi
" Aok bener dak ok?," tanya Akun Samian Pangkal Niur
" Aok takot men dak bener berita hoax penjara ulik. Men bener kita masukin ke media biar menginspirasi pradik," timpal Rapdi Rahasiwi
" bener kak sendiri yg photo e, trs kak sendiri kades e," tulis akun fb Alatas Rusli.
Hingga berita ini diturunkan harian ini berupaya menghubungi nomor telepon Alatas Rusli, namun belum tersambung.
